Malaysia Masih Menjadi Favorit Para TKI

Tenaga Kerja Indonesia (TKI) adalah pahlawan devisa Indonesia itulah sebutannya. Ada beberapa Negara yang memang menjadi favorit para TKI untuk mengadu nasib mereka di Negara perantauan dan urutan tertinggi favorit para TKI adalah Negara tetangga Malaysia.

Merujuk data yang dikeluarkan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) pada tahun 2017 , bahwa dari periode Januari hingga Mei 2017, penempatan TKI di Malaysia mencapai 31.779 pekerja. Negara kedua adalah Taiwan, di angka 26,3 ribu pekerja. Lalu Hongkong di urutan ketiga dengan 8,4 ribu. Dan Brunei Darussalam di angka 5,7 ribu. Arab Saudi justru menempati posisi ke enam dengan 2,3 ribu saja.

Dari data ini saja bisa dilihat bahwa penempatan TKI tahun 2017 awal Januari hingga Mei mencapai 83.900 TKI dan hampir 38% dari total keseluruhan TKI di luar negeri.

Di tahun 2018 juga masih tidak jauh berbeda Negara Malaysia masih menjadi tujuan favorit para TKI untuk mengadu nasib di Negara orang lain sebagai pejuang devisa.

Memang ada beberapa faktor yang melatarbelakangi kenapa Malaysia menjadi tujuan para TKI dan yang paling umum adalah akrena letak Malaysia yang tidak jauh dari Indonesia. Kemudian faktor lainnya adalah bahasa yang tidak terlalu berbeda dan masih agak mirip-mirip mudah dimengerti.

Selain beberapa faktor umum tadi faktor yang memang secara khusus bisa dilihat sebagai tingginya minat para TKI ke Malaysia seperti karena biaya untuk ke Malaysia terbilang lebih murah dibandingkan harus ke Negara sepeti Arab Saudi, Tiongkok dan Taiwan. Kemudian faktor yang memang sangat eksternal adalah karena di Malaysia jumlah ketersediaan tenaga kerja sangat sedikit berbanding terbaik dengan permintaan lapangan pekerjaan.

Beberapa hal inilah yang mendorong para TKI untuk memilih Malaysia daripada Negara lain untuk menjadi pahlawan devisa. Walaupun bahwa diketahui kekerasan terhadap TKI terbanyak adalah di Malaysia, Hal ini tidak menyurutkan niat TKI asal Indonesia bekerja di Malaysia. Yang terpenting ketika para TKI sesuai dengan prosedur resmi pasti akan mendapatkan perlindungan dari pemerintah Indonesia melalui BNP2TKI.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *