Investasi Data Center di Bandung Masuk Radar Ekonomi Digital Jawa Barat, Simak Lengkapnya!

Investasi data center di Bandung menjadi salah satu topik menarik di tengah berkembangnya infrastruktur digital di Jawa Barat. Provinsi ini tengah diarahkan menjadi salah satu pusat pengembangan ekonomi digital dan data center nasional, seiring meningkatnya kebutuhan teknologi, penyimpanan data, layanan cloud, hingga kecerdasan buatan.

Meski lokasi utama investasi data center Jawa Barat saat ini banyak terkonsentrasi di Kabupaten Bekasi, Karawang, dan Purwakarta, kawasan Bandung Raya tetap memiliki aktivitas investasi sektor informasi dan komunikasi yang cukup besar. Pada 2025, realisasi investasi sektor tersebut di Bandung Raya tercatat Rp3,40 triliun.

Investasi Data Center di Bandung Punya Ruang Berkembang

Pengembangan data center Jawa Barat berjalan beriringan dengan pertumbuhan investasi teknologi di provinsi tersebut. Jawa Barat disebut telah memiliki lebih dari 30 perusahaan yang berinvestasi dalam pengembangan ekonomi digital dan pusat data.

Untuk kawasan Bandung Raya, angka Rp3,40 triliun merupakan realisasi investasi sektor informasi dan komunikasi pada 2025. Data tersebut tidak berarti seluruh investasi tersebut dialokasikan khusus untuk pembangunan data center, tetapi menunjukkan adanya aktivitas penanaman modal yang berkaitan dengan sektor digital dan komunikasi.

Peluang pengembangan pusat data juga harus dilihat bersama kebutuhan infrastrukturnya. Konsultan properti JLL menyebut pembangunan data center membutuhkan kesiapan lahan, pasokan listrik, serta ketersediaan air bersih untuk mendukung operasional fasilitas.

Baca Juga: Bisnis Data Center Tumbuh di KEK Nongsa: Insentif Pemerintah Tingkatkan Investasi

Pasar Data Center Indonesia Terus Bertumbuh

Prospek Investasi Data Center di Bandung juga tidak terlepas dari perkembangan pasar pusat data nasional. Data yang dikutip BKPM menunjukkan nilai pasar data center Indonesia mencapai sekitar US$1,44 miliar pada 2025 dan diperkirakan meningkat menjadi US$1,83 miliar pada 2026.

Pertumbuhan tersebut didukung peningkatan penggunaan internet, layanan digital, cloud, serta perkembangan kecerdasan buatan. JLL menilai Indonesia memiliki peluang menjadi salah satu tujuan investasi data center di Asia Tenggara karena kebutuhan infrastruktur digital terus bertambah.

Kondisi ini membuka peluang bagi berbagai wilayah untuk mengambil bagian dalam pengembangan ekosistem teknologi. Bandung Raya, dengan aktivitas investasi informasi dan komunikasi yang sudah berjalan, berpotensi menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi digital Jawa Barat apabila didukung kesiapan infrastruktur dan proyek investasi yang konkret.

Secara keseluruhan, investasi data center di Bandung memiliki peluang sejalan dengan meningkatnya kebutuhan infrastruktur digital nasional. Namun, realisasinya tetap bergantung pada proyek konkret, kesiapan lahan, energi, air, serta dukungan ekosistem investasi di Bandung Raya dan Jawa Barat. Demikian informasi seputar perkembangan investasi data center, khususnya di Bandung. Untuk berita ekonomi, bisnis dan investasi terkini lainnya hanya di Infoburuh.Com.